Tak Mau Kalah dari Yamaha, Honda Hadirkan Konektivitas Gawai di Motornya

Monday, 30 December 2019 Tak Mau Kalah dari Yamaha, Honda Hadirkan Konektivitas Gawai di Motornya

Menyoal konektivitas gawai, Honda tak lagi ketinggalan. Fitur yang ditawarkan pun kabarnya beragam, tak kalah dari kepunyaan BMW Motorrad, Kymco, Vespa maupun Yamaha. Bisa dilihat dari beberapa bocoran yang dimunculkan pabrikan sayap mengepak. Kendati detilnya baru diungkap tahun depan.

Usungan seperti BMW Motorrad communication system, Noodoe (Kymco), atau MIA (Vespa) mungkin tak asing lagi di telinga. Ya, melalui sistem inilah pengendara dapat terhubung dengan motor via smartphone. Sekaligus menikmati berbagai layanan yang disediakan sang produsen. Bahkan baru-baru ini Yamaha menelurkan Y-Connect untuk Yamaha Nmax.

Sebagai salah satu produsen raksasa, Honda tentu tak lantas berdiam diri. Merekapun dipastikan menghadirkan teknologi berbasis koneksi itu di produk garapannya. Diketahui melalui keterangan Honda Global, saat ini Honda tengah mengembangkan teknologi bernama Smartphone as Brain (SAB). Benang merah ramuannya sama, memudahkan pemilik motor Honda terintegrasi dengan gawai saat berkendara. Dan, tentu saja mengurangi "gangguan" yang muncul selama perjalanan.

Fitur yang diberikan terbilang mirip-mirip. Seperti memungkinkan pengguna melakukan panggilan dan menerima telepon. Akses ini bisa dilakukan melalui perintah suara (voice command). Bahkan, Anda dapat memintanya membacakan pesan singkat yang masuk. Penawaran lainnya meliputi navigasi turn by turn. Semua sajian itu terpampang secara digital dari layar TFT, lengkap pula dengan panduan suara. Tentu bakal memanjakan pemilik helm berpelengkap intercom (alat komunikasi). Jika benar adanya, Honda jelas unggul dari Yamaha lantaran pada Y-Connect tak tersaji layanan di atas.

Namun, belum ada informasi detil terkait teknologi SAB Honda ini. Meskipun ada pemberitaan menyebutkan, pengendara juga dapat meng-update situasi jalanan yang dilalui. Misal: terjadi kemacetan, kecelakaan atau adanya jalan rusak. Serupa dengan layanan yang ditemui pada aplikasi Waze, walaupun rasanya kurang efektif bagi pengendara motor. Pasalnya, dia harus menepi dulu untuk menginformasikan hal tadi. Sebaliknya, manfaat itu bisa dinikmati pengguna mobil Honda. Toh, aplikasi ini juga diaplikasi pada mobil Honda.

Diutarakan pula oleh Honda Global, aplikasi SAB memang ditujukan untuk kedua jenis kendaraan mereka. Dengan begitu, pengguna mobil Honda pun dapat merasakan layanan konektivitas Honda ini. Sebagai informasi, Honda membangun sistem komunikasi SAB bersama Drivemode. Mereka mengembangkan aplikasi untuk kebutuhan berkendara (khusus untuk mobil), sejak 2014. Lalu, mereka diakuisisi oleh Honda pada Oktober 2019. Sebuah langkah agresif untuk memajukan sektor teknologi Honda.

Rasanya wajar jika penerapannya (di motor Honda) nanti, tak berbeda jauh dengan aplikasi bentukan Drivemode. Sayangnya, belum terkuak produk apa yang punya teknologi Smartphone as Brain itu. Terlebih motor-motor itu punya tombol pengatur di area stang. Apakah varian skutik, naked bike atau adventure? Layak dinantikan kejelasannya pada ajang CES Januari 2020. (Ano)

Sumber: Honda Global

Sumber : https://www.oto.com/berita-motor/tak-mau-kalah-dari-yamaha-honda-hadirkan-konektivitas-gawai-di-motornya

Komentar